Pencegahan Penyakit Sirip dan Ekor Busuk pada Koi

Penyakit Sirip dan Ekor Busuk pada Koi

[Kadena Farm] Penyakit sirip dan ekor busuk pada Koi disebabkan oleh bakteri Aeromonas hydrophyila. Bakteri ini semula menempel pada tubuh ikan yang terluka. Selanjutnya menginfeksi tubuh koi yang dengan cara yang cepat.

Gejala awalnya sirip koi akan tampak berwarna suram kemudian membusuk dan meninggalkan bekas luka berdarah. Selain itu juga terdapat bercak merah di bagian dada, perut, serta pangkal sirip. Selanjutnya selaput lendir (mucus) juga akan menyusut diikuti dengan sisik yang rusak serta rontok. Demikian halnya dengan dada dan ekor juga rusak dan pecah-pecah. Kondisi inilah yang menyebabkan ikan menjadi lemah serta kehilangan keseimbangan.

Perlu diketahui juga bahwa penyakit ini sering terjadi pada kolam koi dengan kondisi air kolam yang buruk atau kurang perawatan.

Terdapat beberapa upaya pencegahan yang bisa dilakukan agar koi-koi Anda tetap sehat dan prima. Berikut di bawah ini akan dipaparkan cara-cara perawatan yang perlu diperhatikan.

 

Tips Pencegahan Penyakit Sirip dan Ekor Busuk pada Koi

  1. Usahakan agar oksigen terlarut dalam air;
  2. Jumlah koi di dalam kolam juga harus seimbangdengan besarnya kolam
  3. Upayakan drainase air kolam yang selancamungkin;
  4. Filtrasidan sirkulasi air hendaknya dilakukan secara teratur agar mutu air tetap   terjaga dengan baik;
  5. Obati koi yang terjangkit penyakit secepatnya;
  6. Hindari membuang lumut yang ada pada kolam. Lumut tersebut akan menjaga perut ikan agar tidak terluka ketika berenang;
  7. Usahakan suhu air kolam stabil sepanjang hari;
  8. Pemberian vaksinasi ikan koi (penyuntikan, perendaman, pencampuran vaksin ke pakan).

baca juga >>> Kenali Gejala Dropsy pada Ikan Koi

Pengobatan yang bisa dilakukan jika terkena penyakit sirip dan ekor membusuk bisa dengan pemberian Fenoksietanol, Nitrofurazon, atau Kloramin. Campurkan obat-obatan tersebut sebanyak 1 gr/kg pakan.

Perlu diingat, pemberian obat kimia secara terus-menerus juga memiliki dampak negatif terhadapa lingkungan koi itu sendiri. Selain itu juga dimungkinkan bakteri Aeromonas hydrophyila akan menjadi kebal.

Penggunaan dosis 2:1 tepung meniran dan bawang putih yang dicampurkan ke pakan dapat jauh lebih efisien. Cara ini juga bisa meningkatkan keberlangsungan hidup 25-30% pada ikan yang terinfeksi. Usai pencampuran bahan herbal dan pakan Koi, segera berikan kepada ikan 3 x sehari. Usahakan porsinya pas dan tidak ada pakan yang tersisa.

Upaya ini jauh lebih bermanfaat jika dilakukan pada saat ikan masih sehat. Dengan demikian ikan akan mempunyai kekebalan tubuh yang cukup kuat untuk melawan bakteri.

Demikian beberapa tips pencegahan penyakit sirip dan ekor busuk pada koi. Selamat merawat koi-koi kesayangan Anda dan semoga bermanfaat.


by: IndonesiaHosting.net