Persiapan Kolam Tanah untuk Pembibitan Nila

kolam tanah untuk pembibitan nila

[Kadena Farm] Kolam tanah untuk pembibitan nila memiliki kelemahan, salah satunya adalah air akan cepat habis diserap oleh tanah itu sendiri. Meskipun demikian, hal itu tidak menjadi masalah jika di sekitar kolam dekat dengan sumber air seperti aliran sungai.

Ada baiknya disesuaikan terlebih dulu antara luas kolam yang akan digunakan dengan luas lahan yang tersedia. Selanjutnya yang penting untuk diperhatikan, pastikan kedalaman kolam tidak kurang dari 1 meter.

Kolam yang memiliki kedalam kurang dari 1 meter menyebabkan pertumbuhan ikan jadi tidak maksimal. Demikian halnya dengan proses panennya pun akan lebih lama serta akan memakan lebih banyak biaya. Pasalnya sangat dimungkinkan biaya pakan akan menjadi lebih besar.

Usai kolam dibuat, maka kolam tidak bisa langsung digunakan dan sebaiknya juga dikeringkan terlebih dahulu. Waktu 2-3 hari sudah cukup hingga dasar kolam tampak seperti retak-retak.

Lanjutkan dengan penetralan kadar pH air kolam dengan terlebih dulu dilakukan penaburan kapur pada dasar kolam tanah. Dosis yang perlu ditaburkan kira-kira 500 – 1000 kg/hektar.

baca juga >>> Beberapa Hal Penting Terkait Usaha Ternak Nila

Memunculkan Pakan Alami bagi Bibit Nila

Setelah proses pengapuran, kolam tanah untuk pembibitan nila perlu diberi pupuk. Pemupukan kolam bisa menggunakan pupuk organik, seperti pupuk kandang. Pemupukan ini juga dimaksudkan untuk memunculkan bibit-bibit hewan air. Hewan air tersebut kelak bisa bermanfaat sesebagai pakan alami bagi bibit-bibit nila. Pemupukan kolam tanah perlu dilakukan dengan menebarkan pupuk kandang pada dasar kolam.

Tahap selanjutnya tinggal menggenangi kolam dengan air, namun lakukan dengan cara bertahap. Tahap pertama, air dimasukkan ke kolam sampai dengan ketinggian mencapai kira-kira 20 cm. Lalu taburkan pupuk urea secukupnya dan didiamkan terlebih dulu selama 3 hari.

Tujuan memasukkan air secara bertahap agar dasar kolam masih dapat terkena paparan sinar matahari. Sinar matahari yang cukup dapat memunculkan beragam makhluk air bahkan bisa tumbuh lebih naik dan subur. Tahap terakhir sebelum kolam tanah diisi dengan bibit-bibit nila adalah memasukkan air hingga mencapai ketinggian kira-kia 90 – 100 cm.


by: IndonesiaHosting