Mewaspadai Penyakit Lernaea pada Ikan Koi

penyakit cacing jangkar

[Kadena Farm] Penyakit lernaea atau penyakit cacing jangkar pada ikan koi tentunya tidak dapat disepelekan oleh para pemilik, maupun breeder koi. Nama lernaea adalah nama salah satu parasit yang terdapat pada ikan air tawar. Parasit ini mudah terlihat dan biasanya menempel pada bagian luar tubuh ikan, termasuk menempel pada insang ikan koi.

Parasit tersebut bekerja dengan cara menghisap cairan pada tubuh ikan. Selanjutnya ikan koi menjadi lemas dan bisa menjadi kurus dalam waktu lama. Kemungkinan terburuk jika tidak segera mendapatkan penanganan, ikan koi akan mati.

Secara umum, gejala penyakit cacing jangkar pada ikan koi memiliki tanda-tanda sebagai berikut:

  • Cacing jangkar (lernea) bisa terlihat dengan mata telanjang
  • Sering menggosok atau “berkedip”
  • Kemerahan yang terlokalisir
  • Peradangan pada tubuh ikan
  • Cacing putih-hijau kecil atau merah di luka
  • Kesulitan bernafas
  • Kelesuan umum

Perlu diketahui pula bahwa penyakit cacing jangkar juga sangat mudah berkembang biak. Apabila ada satu koi yang terjangkit cacing ini, ikan koi lainnya yang berada dalam satu kolam dapat terinfeksi pula terinfeksi dengan cepat.

baca juga >>> Pencegahan Penyakit Sirip dan Ekor Busuk pada Koi

Penanganan Penyakit Cacing Jangkar pada Ikan Koi

  • Apabila jumlahnya tidak terlalu banyak, cacing ini dapat diangkat dari tubuh ikan koi dengan pinset.
  • Dapat pula dengan cara mengoleskan obat merah pada bekas luka yang ditimbulkan oleh gigitan cacing parasit tersebut.
  • Namun apabilajumlahnya sudah banyak dan merata, pengobatannya bisa dilakukan dengan menggunakan formalin atau Dephterex.
  • Ikan koi yang terkena cacing secara merata tersebut harus dimandikan ke dalam larutan formalin dengan konsentrasi 25 ppm. Lakukan cara ini selama sekitar10 menit.
  • Kemudian ulangi lagi proses memandikan ikan tersebut 2 sampai 3 kali tiap 2 hari

by: IndonesiaHosting